About DBSK

Kamis, 13 Mei 2010

ff hiruma

Title:Mamori n’ Hiruma
Lenght:1/3
Characters:Hiruma Yoichi,Mamori amakawa,Kaitani Riku.
Genre:Romance,Drama
Summary:Mamori dan Hiruma hidup bahagia bersama selamanya di surga.
Hiruma P.O.V
Suatu hari ketika tim Deimon Devil Bats sedang berlatih,Sena atau biasa dikenal sebagai Eyeshield 21 datang menghampiriku lalu dia bertanya,”Senpai tidak terasa Christmas Bowl sudah di depan mata, apa yang akan senpai lakukan jika kita berhasil memenangkan Christmas Bowl?”
Sejujurnya,aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan jika berhasil memenangkannya. Tetapi, sebelum aku bisa menjawab, Mamori-manajer timku- datang membawa minuman untuk seluruh pemain.”Sena, untuk apa kau tanya-tanya seperti begitu? Tentu saja kita akan bersama-sama iya kan Hiruma?”
Mamori adalah manajer timku yang sangat cerewet dan mempunyai kekuatan yang ekstrem untuk bisa memarahiku-padahal seluruh siswa dan guru yang ada di sekolah ini takut padaku-. Dan mungkin aku menyukainya saat dia memasuki timku ini karena dia menghawatirkan Sena. Entah mengapa baru kali ini aku melihatnya berbeda dari cewek biasanya.
“Terserah kau saja.” Kataku
Beberapa bulan kemudian,setelah kita berhasil memenangkan Christmas Bowl.
“Akhirnya kita memenangkan Christmas Bowl, sebaiknya kita merayakannya dengan minum.” Kata Sena
“Baiklah tapi apakah Hiruma akan ikut?” tanya Kurita
“.....” akhirnya aku memilih untuk diam.
Setelah Christmas Bowl selesai tim Deimon Devil Bats melakukan latihan seperti biasa. Hari-hari membosankan dimulai kembali.
Pada malam harinya saat aku pulang setelah latihan dengan timku aku melewati sebuah rumah yang sedang melakukan seperti pesta dengan seorang bayi,tiba-tiba aku bergumam,”Pendek sekali umurnya.” Entah mengapa sejak kecil aku dapat melihat kapan seseorang dapat meninggal hanya dengan menatap matanya, padahal aku tidak tahu kapan aku akan meninggal.
“Hah, pasti umurku juga pendek sekali.” Aku mendesah, ketika akan berjalan lagi aku bertemu dengan Kaitani Riku,dia adalah anggota dari tim Seibu Wild Gunman dan dia adalah musuh bebuyutan Sena,sedang bersandar pada dinding seakan-akan sedang menungguku. Sejujurnya hanya aku yang tahu bahwa dia bukan manusia. Dia adalah Shinigami(Dewa Kematian)-ini juga keahlianku, bisa melihat para Shinigami-yang datang entah untuk apa aku tidak mau tahu. Dia menghampiriku lalu berkata,”Kau sudah tahu kapan dia akan meninggal bukan?” Katanya dengan menjentikkan jari, sebelum aku bisa menjawab pertanyaannya aku mendengar teriakan pada saat bersamaan aku menoleh pada bayi itu. Tepat seperti dugaanku dia langsung menghilang.
“Sampai nanti Hiruma. Kita lihat giliran siapa nanti yang akan menghilang.” Sembarinya sambil berjalan menjauhiku.

Mamori P.O.V
Ah...........akhirnya selesai juga Christmas Bowl, ternnyatatidak sia-sia mereka latihan keras selama berminggu-minggu hampir berbulan-bulan. Sekarang seharusnya mereka dapat bersantai-santai tetapi Hiruma tidak mengijinkannya-huh.....dasar devil tetapi kalau dipikir-pikir benar juga kalau dia jarang bahkan hampir tidak pernah berbuat baik bahkan kepada pemain cadangan sekalipun.
Entah kenapa aku selalu terpikirkan kata-kata Sena sebelum Chirstmas Bowl dimulai. Mungkinkah kita bisa bersama-sama lagi? Mungkinkah aku dapat melihat senyuman dan wajah seriusnya?
Saat aku pulang setelah mampir dari supermarket aku melihat Hiruma memandang sebuah rumah lalu ada sebuah suara yang aku kenal,”Kau sudah tahu kan kapan dia akan meninggal?” Oh......ternyata itu adalah suara Kaitani Riku. Aku selalu berpikir bahwa dia bukan seorang manusia, padahal aku sendiri tidak tahu mengapa. Pada saat bersamaan aku lihat dia berjalan menjauhi Hiruma. Tanpa pikir panjang aku menghampiri Hiruma.
“Apa hubunganmu dengan dia? Dan siapa dia sebenarnya?” Tanyaku beruntun.
“Kau ini cerewet sekali sudahlah dia bukan urusanmu. Dan jangan kau dekat-dekat dengannya!” Balasnya, tapi bisa dibilang ia berkata pada dirinya sendiri.
“Baiklah aku akan menuruti kata-katamu.” Balasku. Padahal aku masih penasaran apa yang aku lihat tapi sepertinya Hiruma tidak ingin membicarakannya. Aku menurutinnya karena aku cinta padanya. Entah sejak kapan aku mulai suka padanya. Mungkin sebelum Christmas Bowl dimulai.
Beberapa bulan kemudian.................
Tidak terasa aku sekarang sudah kuliah padahal seingatku aku masih kelas 2 SMA. Sekarang Hiruma kuliah-dia bilang akan kuliah tapi aku tidak percaya-New York. Dan tim Deimon berpindah tangan digantikan oleh Sena.
Selama di New York, Hiruma tidak pernah mengabari keadaannya-aku ragu kalau dia akan mengabari kami walaupun kupaksa-selama dia di sana. Tapi yang kudengar dia membuat tim baru.
Suatu hari aku mendapat sebuah e-mail,sebenarnya aku tidak tahu itu e-mail siapa tapi hatiku mengatakannya bahwa itu dari Hiruma. Setelah aku membacanya berulang-ulang aku baru menyadari bahwa Kaitani Riku adalah Shinigami yang mengambil nyawa manusia dan katanya sasaran berikutnya adalah aku. AKU?!? Tidak mungkin kan?. Dan ternyata Hiruma pergi dari Jepang karena anak ini. Karena dia ingin menyampaikan sesuatu padanya sehingga Riku mengikuti Hiruma ke New York. Dan sekarang setelah Riku mengatakannya kepada Hiruma,dia langsung mengirim e-mail padaku-aku tidak tahu darimana dia mndapatkan alamat e-mailku-tentang keadaannya. Dan dia menyuruhku agar jangan saling kontak dengan Riku dan selalu menjaga diri sampai dia datang ke sini.
Sebulan sudah setelah aku mendapat e-mail dari Hiruma, hingga saat ini Riku tidak menampakkan dirinya begitu juga dengan Hiruma. Aku berpikir Hiruma pasti berbohong padaku.
Esoknya pada malam hari setelah mampir ke rumah Sena dan ternyata dia sedang tidak ada di rumah jagi aku pulang saja aku melihat Hiruma sedang di tepi jalan yang sepi dan gelap-memang ini jalan satu-satunya menuju rumahku-sedang bersandar pada tembok. Saat aku menghampirinya tanpa terasa dia menggandeng tanganku.
“Mamori ayo cepat pergi dari sini! Dia tahu kalau aku ada di sini. Ayo cepat!” Katanya terburu-buru.
“Kenapa? Ada apa?” Kataku bingung.
“Tidak apa-apa Mamori, lepaskan saja tanganmu Hiruma sudah terlambat.” Kata seseorang dan dia adalah Riku sudah berada sangat dekat denganku, dia mengajukan pistol ke arah perutku. Sebenarnya aku ingin melepaskan diri tetapi badanku tidak bisa bergerak.
“Aku akan menggunakan cara manusia saja karena aku ingin melihatmu kesakitan terlebih dahulu.” Tambahnya.
“Bersiap-siaplah kalian berdua.”
Dia mulai menekan pelatuknya dan menembak tanpa terasa tubuhku pun tergantikan oleh punggung Hiruma setelah itu Riku pun menghilang.
Setelah melalui operasi yang panjang Hiruma pun tak tertolong. Saat pemakamansemua yang hadir menangis,apalagi Kurita dia sangat histeris mendengar kematian Hiruma karena dia yang paling dekat dengan Hiruma, bahkan saat itu pun ayah Hiruma(Yuuya Yoichi) hadir pada pemakaman anaknya.
Riku P.O.V
Setelah pemakaman Hiruma-aku hanya melihat dari balik pohon-aku melihat hanya ada Mamori. Sudah seperti dugaanku tapi ternyata ada Sena di sana. Tidak apalah aku akan menggunakan kekuatanku.
Setelah ia menjentikkan jarinya dalam sekejap Mamori langsung menghilang.
“Satu lagi pasangan hilang secara tidak romantis.” Kataku sambil menghilang.

Di tengah kegelapan malam
Kesunyian
Tergantikan suara tembakan
Darah yang menetes ke tanah
Tergantikan seseorang
Bersama dengan air mata
Sang shinigami telah beraksi
Mencabut dan menghilangkan nyawa
Menampakkan kesedihan
Menghilang dan meninggalkan bekas luka
Di hati seseorang.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar